Kekalahan ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi John Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi “pekerjaan rumah” terbesar bagi timnya.
“Kami menguasai bola, kami menciptakan peluang, tetapi sepak bola adalah tentang mencetak gol. Bulgaria menunjukkan kedisiplinan Eropa yang sangat tinggi. Namun, saya bangga dengan cara anak-anak bermain, mereka tidak takut berduel fisik dan mampu menekan tim peringkat 86 dunia sepanjang laga,” ujar Herdman dalam konferensi pers usai laga.
Kekalahan ini juga menjadi alarm bagi timnas untuk segera berbenah sebelum menghadapi turnamen yang lebih krusial, seperti lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan ASEAN Championship (Piala AFF) yang akan datang. Dengan komposisi pemain yang didominasi tenaga muda dan pemain diaspora yang semakin padu, prospek Timnas Indonesia untuk menembus peringkat 100 besar dunia masih sangat terbuka lebar.
Berikut adalah rangkuman data peringkat FIFA negara-negara ASEAN per April 2026:
| Negara | Peringkat Dunia | Poin |
| Thailand | 96 | 1243.27 |
| Vietnam | 103 | 1216.00 |
| Indonesia | 121 | 1144.88 |
| Malaysia | 135 | 1095.90 |
| Filipina | 136 | 1090.95 |
Turnamen FIFA Series ini membuktikan bahwa Indonesia sudah mampu bersaing dengan tim-tim dari konfederasi lain. Dukungan penuh suporter dan manajemen tim yang semakin profesional menjadi modal utama bagi kebangkitan sepak bola tanah air di masa depan. Mari kita nantikan kiprah selanjutnya dari skuad Garuda di kalender internasional berikutnya.







